Breaking News

13 Jun 2017

PMII Unila Minta Mendikbud Pertimbangkan Kembali Program Full Day


Bandar Lampung - Rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi yang akan menerapkan program full day atau setara dengan 8 Jam sehari perlu dipertimbangkan kembali ( 14 /Juni/ 2017).

Ketua PMII Unila Hendy Novrian menilai rencana ini perlu dipikirkan kembali dan perlu dirapatkan kembali kepada pimpinan yang lebih tinggi dalam hal ini adalah Presiden RI bapak Joko Widodo.

" Memang tujuan dari program ini adalah baik, akan tetapi coba dipertimbangkan lagi karena 8 Jam sehari jika dikalikan 5 hari maka 40 Jam. Banyak hal yang harus dipertimbangkan terutama psikologis siswa takutnya karena otak mereka terlalu lama bekerja, menyebabkan stress otak atau kejenuhan otak" Jelas Hendy

Selain itu kebijakan ini secara tidak langsung akan menyukitkan siswa membagi waktu mereka, mengingat ada siswa yang tinggal di pondok pesantren untuk memperdalam ilmu keagamaan, dikhawatirkan mereka akan memilih satu pendidikan saja yang akibatnya mereka keluar dari pondok pesantren, padahal pesantren adalah wadah yang pas untuk pendidikan karakter

Harapannya jika memang program ini bertujuan untuk penguatan karakter, jangan sampai menjadikan mental atau karakter mereka hanya study oriented, karena mereka adalah masyarakat dan perlu adanya jiwa kesosialan dan itu bisa dibangun hanya dimasyarakat bukan hanya berada didalam kelas. Serta jangan sampai program ini membuat pondok pesantren gulung tikar, mengingat dipondok pesantren lah pendidikan karakter selama ini dibangun.
Read more ...

6 Jun 2017

4 Pemuda Siap Pelopori Kebangkitan PMII Bandar Lampung


Bandar Lampung - Keempat pemuda yang merupakan ketua ketua Komisariat yang ada di Bandar Lampung Siap awali kebangkitan PMII Bandar Lampung
(Rabu, 7/6/2017)

Keempat pemuda itu yakni Hendy ( Unila), Dedi ( UBL), Iskandar ( Darmajaya), Lisdawana ( STKIP). Mereka mengatakan bahwasanya PMII Bandar Lampung harus mulai eksis yang diikuti dengan kualitas kader dan anggota yang berkualitas.

PMII di Provinsi Lampung saat ini dapat dikatakan sedang naik daun, hal ini terlihat dari jumlah anggota maupun kader yang semakin hari semakin banyak. Selain itu PMII di Provinsi Lampung kini sudah memiliki 10 cabang dengan penilaian dari pengurus besar adalah Grade A.

Salah satu cabang yang menjadi sorotan bagi cabang lainnya adalah cabang Bandar Lampung. Menurut Iskandar Saat ini cabang Bandar Lampung memang sudah cukup baik, tetapi masih diperlukan adanya perbaikan - perbaikan.  Dedi ketua Komisariat UBL menyampaikan bahwa kita harus mulai berbenah, karena dunia menuntut kita untuk terus berkembang dan maju.

" Sudah seharusnya warga PMII Bandar Lampung berbenah, tuntutan zaman semakin menjadi jadi, maka dari itu seorang kader PMII harus punya daya saing, baik itu dalam hal hard skill maupun soft skill dan satu hal lagi yang perlu diingat bahwa PMII adalah organisasi pengkaderan jadi jangan salah gunakan organisasi ini" Ujar Hendy

Terakhir Lisdawana menuturkan bahwasanya kami selaku kader PMII dan juga sebagai perwakilan dari  sahabat sahabat di Komisariat/ Rayon Siap mengawal kebangkitan PMII Bandar Lampung dan membuat gebrakan baru untuk PMII Bandar Lampung .
(Alif)
Read more ...

3 Jun 2017

Pimpinan Komisariat Se - Bandar Lampung Rapatkan Barisan


Bandar Lampung - Organisasi Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Bandar Lampung semakin komitmen perkuat silaturahim ( Minggu, 4 Juni 2017)

Silaturahim adalah salah satu cara untuk memperkuat persatuan dan merangkul perbedaan. Silaturahim adalah cara terbaik untuk menyambung tali persahabatan khususnya warga PMII.

Iskandar Orlando ketua Komisariat Darmajaya mengatakan bahwa silaturahim ini jangan hanya kali ini saja tetapi dapat berkelanjutan.

Hal ini senada dengan Dedi ketua Komisariat Universitas Bandar Lampung" saya sangat senang dengan adanya inisiatif dari ketua Komisariat Unila untuk menyatukan Komisariat Komisariat dalam setiap kegiatan yang salah satunya dalam acara buka bersama tadi sore" tutur Dedi

Ketua Komisariat Universitas Lampung mengatakan bahwa ini salah satu bentuk konkrit dari nilai dasar Pergerakan bahwa "kita sudah seharusnya mengimplementasikan habluminannas dalam berorganisasi, menghilangkan setiap ego ego kampus dan bersatu dalam wadah yang sama yaitu Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia " Tegas Hendy
(Alif)
Read more ...

PMII Unila Sukses Gelar Buka Bersama dan Temu Alumni



Bandar Lampung - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Se - Lampung tampak hadir dalam acara buka bersama dan temu alumni dikediaman sahabat Erlina ( Wakil Bupati Pesisir Barat) yang dipelopori oleh sahabat PMII Unila (Sabtu, 4 / 6 /2017).

Acara buka bersama dan temu alumni ini adalah salah satu rangkaian program Ramadhan PMII unila, kegiatan safari Ramadhan Dirumah sahabat Erlina adalah roadshow ketiga selama bulan Ramadhan tahun ini.

Hendy mengatakan bahwasanya tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjalin hubungan silaturahim antar anggota, kader, alumni. " Jadi kegiatan ini agar sahabat sahabat saling kenal mengenal satu sama lain, serta lebih akrab kepada para alumni dan tentunya dapat menggali ilmu, pengalaman mereka ketika masih aktif ber-PMII" ujarnya

Hendy menambahkan bahwasanya pengurus komisariat Universitas Lampung Mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada sahabat Muhidin beserta keluarga yang telah bersedia menerima sahabat PMII untuk menyelenggarakan buka bersama dan temu alumni. " Tentunya terima kasih kepada bang Muhidin yang sudah menerima kami dengan ramah dan senang hati, kami hanya bisa mendoakan semoga Allah senantiasa menambah rezeki dan keberkahan kepada keluarga besar sahabat" tutur Hendy

Roby selaku ketua pelaksana juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada sahabat sahabat PMII serta keluarga besar nahdatul Ulama seperti IPNU, FATAYAT, dan lainnya yang telah berkenan hadir memenuhi undangan buka bersama dan temu alumni ini.
(HN)
Read more ...

17 May 2017

Peringati Hari Buku Nasional PMII Unila Buka Posko Baca Buku Gratis




Bandar Lampung - Hari Buku Nasional adalah hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, mengingat sejak tahun 2002 Hari Buku Nasional disahkan oleh menteri pendidikan ( 17/05/ 2017)

Hari buku Nasional adalah hari pengingat bagi bangsa ini, mengingatkan bahwa masih rendahnya minat baca masyarakat Indonesia. Hal ini senada dengan Hendy Novrian Ketua Komisariat PMII Universitas Lampung .

Beliau mengatakan bahwa saat ini tingkat kesenangan minat baca di Indonesia masih jauh dari harapan, bahkan sangat jarang melihat anak muda yang membaca buku dikampus kampus ketika waktu istirahat. Mereka lebih sibuk dengan berdiskusi dan bermain Smartphone.

"Oleh karena itu kami PMII Unila mencoba membuka stand baca buku gratis dalam rangka hari buku Nasional" ujarnya

Selain itu sahabat Yogi menambahkan bahwa dengan adanya peringatan hari buku Nasional ini dapat meningkatkan gairah membaca masyarakat Indonesia khususnya mahasiswa.

Read more ...

12 May 2017

PMII Rayon FKIP Unila Selenggarakan Sekolah ASWAJA


Bandar Lampung - PMII Rayon FKIP Unila menggelar sekolah aswaja sebagai upaya untuk menanamkan ideologi ahlusunmah waljamaah pada anggota dan kader PMII di Unila (Sabtu,  13 Mei 2017).

Kegiatan ini turut mengundang pemateri - pemateri yang berkompeten di bidangnya seperti DR. Safari Daud dan DR. Abdul Syukur, dan Abdul Aziz M.Ag. Peserta yang mengikuti kegiatan sekolah Aswaja kali ini merupakan perwakilan dari tiap tiap Rayon yang ada di Komisariat Unila antara lain FH, FEB, FP, FT, FISIP, FMIPA, dan peserta dari FKIP itu sendiri

Adapun tema dari sekolah Aswaja kali ini adalah " Menumbuhkan Nilai Asertif Aswaja Dalam Tubuh Pergerakan" Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari dari tanggal 13- 14 Mei 2017 di LP Ma'arif Provinsi Lampung .

Menurut ketua Rayon FKIP Yeni cahayati " kegiatan sekolah Aswaja ini perdana dilakukan oleh PMII Rayon FKIP sebagai bentuk komitmen kami  untuk menanamkan dan menumbuhkan ajaran ahlusunmah waljamaah di lingkungan Unila khususnya FKIP.

Ketua pelaksana mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan sekolah Aswaja ini ,  harapannya kegiatan ini tidak hanya di selenggarakan oleh FKIP tetapi dapat dilaksanakan oleh Rayon lainnya yang ada di Komisariat Unila.
(Hendy)
Read more ...

8 May 2017

Kader PMII Rayon Fisip, Yeni Kartini Runner UP Juara Lomba MC Se-Lampung


Bandarlampung. Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fisip Universitas  Lampung,  Yeni Kartini sukses menjuarai Lomba MC Se-lampung. Lomba MC bertajuk MC Idol Competition dalam rangkaian acara Festival Kampoeng Nasyid 2017 yang di selenggarakan Kampoeng Nasyid secara estafet di beberapa kota di Lampung ini di gelar sejak 18 Februari hingga 7 Mei 2017, di ikuti oleh pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.

Yeni kartini, kader PMII Rayon Fisip Universitas Lampung sukses menjadi terbaik ke-2 lomba MC se-Lampung

“Puji syukur kepada Allah SWT atas segala nikmatNya. Alhamdulillah hasil tidak pernah mengingkari proses. Senang rasanya bisa meraih hasil terbaik sebagai juara 2 lomba MC selampung, mudah-mudahan bisa lebih semangat dalam menggali kemampuan diri. Serta mampu amanah untuk terus berbagi  apapun yang dimiliki kepada sesama. Terimakasih untuk Ibu saya dan seluruh keluarga PMII serta teman-teman jurusan sosiologi Fisip Unila yang telah mendoakan dan mendukung saya. Semoga bisa terus mengharumkan nama PMII, kabupaten Kotabumi dan Kampus Unila. ”ungkapnya, senin (8/5/2017).

Sekretaris PMII Rayon Fisip Unila, Riski Firmanto berharap agar bisa menjadi inspirasi bagi sahabat PMII Rayon Fisip khususnya Dan seluruh kader PMII lainnya.

“Alhamdulillah sahabat Yeni Kartini meraih terbaik lomba MC Se-Lampung, semoga prestasi ini mampu menginspirasi seluruh sahabat PMII baik itu untuk rayon Fisip ataupun seluruh keluarga besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.” tutupnya. (RFZ)
Read more ...

4 May 2017

Kasus E – KTP Dan Pelemahan KPK



Akhir – akhir ini mencuat kasus Mega proyek E-KTP. Tentu ini menjadi sorotan yang menarik di semua kalangan termasuk mahasiswa. Bagaimana tidak kasus ini melibatkan beberapa nama nama penting yang diduga terseret dalam kasus E-KTP.

Korupsi memang seakan tak pernah habis, setiap hari selalu ada kasus yang ditangani oleh KPK         ( Komisi Pemberantasan Korupsi). Dengan kerja keras dan serius KPK telah membuat para koruptor berdasi ketar ketir dan mengahalakan segala cara termasuk tindakan kekerasan. Beberapa lalu media melaporkan adanya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum terhadap salah satu penyidik KPK yakni Novel Baswedan. Tindakan kekerasan yang membuat Novel Baswedan harus menjalani perawatan yang intensif di rumah sakit. Meskipun tindakan  - tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap pegawai KPK bukan kali ini saja terjadi, hal ini seharusnya menjadi catatan penting bagi pihak keamanan terkait dengan keselamatan penyidik KPK.

Kekerasan yang dialami oleh Novel Baswedan menarik perhatian masyarakat umum, mengingat beliau saat ini sedang menangani kasus mega proyek korupsi E-KTP yang melibatkan nama nama pejabat penting.

Tidak dapat dipungkiri sejak KPK terbentuk, perlawanan terhadap korupsi bergerak sangat cepat dan menjadi momok yang menakutkan bagi kalangan pecinta korupsi. Mulai dari tingkatan korupsi ringan hingga kelas kakap. Meskipun dibalik kekuatan KPK pasti selalu ada saja upaya yang dilakukan oleh pencinta korupsi untuk melakukan pelamahan terhadap KPK. Berbagai macam cara ditempuh untuk membuat KPK menjadi lemah termasuk melalui upaya revisi Undang- Undang mengenai ruang gerak KPK, serta membuat ancaman kekarasan kepada penyidik KPK.

Salah satu bentuk pelemahan yang dilakukan terhadap KPK menurut pendapat penulis adalah terkait dengan adanya hak angket DPR atas kinerja KPK. Melihat sidang terkait Hak Angket DPR atas kinerja KPK melalui media televisi, terlihat partai – partai yang pro dan kontra atas hak angket . bahkan ada partai yang meninggalkan persidangan ( Walk Out) sebagai bentuk ketidak sepakatan mereka terhadap sidang Hak Angket DPR. Penulis belum bisa berpendapat secara mendalam apakah ini hanyalah sebuah pencitraan semata mengingat tahun politik sudah dimulai, tetapi yang terpenting adalah kini KPK mengahadapi tantangan baru dalam melakukan penegakan hukum ditambah lagi dengan adanya keputusan Mahkamah Konstitusi Nomo 25/PUU-XIV/2016 serta teror –teror terhadap penyidik KPK.


Dengan adanya tantangan baru yang dihadapi KPK dalam menangani kasus korupsi di Indonesia, menjadi langkah untuk menaikan derajat dan marwah KPK sebagai lembaga yang kredibel dan professional,  satu satunya lembaga yang masih dapat dipercaya oleh masyarakat untuk menyelesaikan persoalan korupsi yang dapat merusak citra dan perekonomian bangsa Indonesia. 
(Hendy Novrian)
Read more ...

3 May 2017

Bonus Demografi Hadiah atau Musibah???

Bonus Demografi Hadiah atau Musibah???
Oleh : Hendy Novrian

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia. Jumlah penduduk Indonesia tercatat sebanyak 258 juta jiwa atau sama dengan 3.5% dari total jumlah penduduk di dunia. Indonesia memiliki peluang yang besar untuk menikmati bonus demografi. Salah satu peluangnya adalah dapat membantu percepatan pertumbuhan ekonomi . Hal ini dapat dilihat dari struktur umur penduduk yang ditandai dengan menurunnya rasio ketergantungan penduduk non usia kerja kepada penduduk usia kerja, dengan adanya perubahan struktur ini artinya dapat menjadi suplai angkatan kerja, tabungan, dan kualitas sumber daya manusia. Indonesia memiliki potensi untuk memanfaatkan bonus demografi , hal ini melihat usia produktif mencapai 38% dari usia produktif di ASEAN. Angka 38% bukanlah angka yang kecil melainkan angka yang sangat cukup bahkan tingginya jumlah dan proporsi penduduk usia kerja tidak hanya meningkatkan angkatan kerja dalam negeri tetapi juga peluang untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja bagi negara negara di ASIA.  Oleh karena itu bonus demografi perlu menjadi perhatian khusus bagi pemerintah sebagai pemangku kepentingan untuk menyiapkan kebijakan yang tepat dan kualitas sumber daya manusia yang akan bersaing masuk ke dunia kerja. Seperti menyiapkan keterampilan dan kompetensi untuk mereka yang akan bekerja. Selain itu pemerintah juga perlu menyiapkan kebijakan yang tidak menyulitkan mereka yang akan membuka lapangan pekerjaan, serta menyiapkan sektor UMKM.


Bonus Demografi Bisa Jadi Bencana 


Bonus Demografi yang dihadapi Indonesia tentu akan berdampak luas dalam beberapa aspek, misalnya meningkatnya jumlah penduduk , meningkatknya urbanisasi seperti yang sudah jelas terlihat saat ini, masyarakat pedesaan berbondong bondong berangkat ke ibukota dengan harapan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi. Jika hal ini tidak segera diselesaikan seiring dengan terus berjalannya waktu, bukan tidak mungkin bonus demografi bisa menjadi bencana bagi bangsa ini . Hal ini diakibatkan tidak meratanya lapangan pekerjaan dan kesempatan kerja. Apabila tidak didukung dengan kebijakan yang tepat, bonus demografi tidak akan dicapai. Indonesia memiliki kesempatan yang cukup besar untuk menjadikan usia produktif sebagai engine of growth, akan tetapi apabila tidak dimanfaatkan bonus demografi ini maka ibaratkan pedang bermata dua yang tadinya hadiah menjadi sebuah bencana.  Dikatakan bencana ketika bangsa ini memiliki jumlah penduduk usia produktif tetapi tidak kunjung memberikan kontribusi apapun untuk bangsa ini atau hanya menjadi pengangguran yang tidak memiliki skill yang akhirnya hanya akan menumpuk beban negara dan perekonomian negara dengan seiringnya waktu akan berdampak pada tingkat kemiskinan yang berasal dari akibat sedikitnya mereka yang bekerja.  Oleh karena itu perlunya ketersediaan lapangan pekerjaan yang kayak sebagai syarat utama untuk menjadikan bonus demografi sebagai tren positif dimasa mendatang.

Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia

 Jika saat ini jumlah usia produktif di Indonesia adalah setengah dari total penduduk maka artinya ketika di tahun 2035 , penduduk usia non produktif pula akan sebesar jumlah usia produktif saat ini. Akankah hal ini menjadi hutang dari bonus demografi? Jawabannya adalah ada pada pihak pihak terkait termasuk pemerintah, apakah mereka calon calon penduduk non produktif tersebut hanya menjadi beban perekonomian negara dimasa mendatang atau sebaliknya mereka menjadi penopang perekonomian negara dimasa mendatang . Timggimya tingkat pengangguran di Indonesia disebabkan oleh banyak faktor terutama pada kualitas sumber daya manusia. Perkembangan zaman menuntut semua bidang pekerjaan membutuhkan spesifikasi tertentu untuk calon karyawannya, misalnya pendidikan dan kemampuan individu atau soft skill. artinya aspek pendidikan dan aspek keterampilan adalah salah satu yang dibutuhkan oleh penduduk usia produktif saat ini agar mampu bersaing dan diterima di berbagai bidang pekerjaan . Maka dari itu perlunya kualitas sumber daya manusia yang baik untuk menyiapkan penduduk usia produktif saat ini. Berbagai hal yang dapat dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia antra kain dengan memberikan pelatihan pelatihan yang berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan, menggerakkan sanggar belajar untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mendorong usaha mikro kecil menengah untuk menjadi solusi permasalahan ekonomi dan lapangan pekerjaan.  

Bonus demogarafi adalah anugerah bagi bangsa Indonesia jika mampu dikelola dan dipersiapkan dengan lebih baik dan matang. Sudah saatnya pemerintah secara serius menyiapkan generasi muda agar tidak menjadi beban pemerintah khususnya perekonomian Indonesia di masa mendatang. Hal ini mengingat diperlukan langkah strategis untuk memanfaatkan bonus demografi, jika bonus demografi ini tidak dimanfaatkan secara benar dan serius, maka tinggal menunggu saja seperti bom waktu yang akan meledak dikemudian hari dan akan berdampak besar bagi bangsa Indonesia di masa mendatang.
Read more ...

25 Apr 2017

Diumur 94 Tahun NU, AIS NUsantara Gelar Lomba Desain Poster

Dalam rangka 94 tahun Nahdlatul Ulama dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) (02/05), AIS (Admin Instagram Santri) NUsantara menggelar lomba desain poster bertajuk "Jangan Jadi Katak dalam Gadget, Menyikapi Era Digital dalam Dunia Pendidikan". Menurut ketua panitia, Shofa menjelaskan bahwa lomba ini diadakan atas dasar minimnya pengawasan dalam era digital saat ini. "Tidak sedikit yang melakukan kejahatan karena minimnya pengawasan dalam era digital saat ini."

Shofa menerangkan bahwa lomba ini dibuka dalam skala nasional dan dibebaskan dari biaya pendaftaran. "Skala nasional, tetapi tidak diperkenankan bagi Anggota AIS NUsantara," kata Shofa dalam rilis yang diterima redaksi nu-lampung.or.id. Shofa menerangkan bahwa juri dalam lomba sangat kompeten dalam bidang ini. "Jurinya H. M. Hasan Chabibie (Pegiat Literasi), Munawir Aziz, MA (LTN PBNU), dan M. Hidayatullah (Wakil Ketua Bidang Kominfo PW IPNU Jawa Tengah)," Lebih lanjut, Shofa menjelaskan untuk template dan formulir pendaftaran dapat diunduh di bit.ly/lombaposteraisnu.

Sedangkan untuk hadiah, Shofa menjelaskan ada jutaan rupiah. "Total hadiah jutaan rupiah, ditambah kaos dan buku menarik." Untuk informasi lebih lanjut, terang Sofa, bisa menghubungi dia. "Hubungi saja saya di 085740888856 dan hilal 085740888856 khusus whatsapp, karya kirim ke aisnusantara@gmail.com."

Sementara Ketua AIS Jawa Tengah, Minardi Kusuma menerangkan bahwa lomba ini akan menjadi agenda sosialisasi kepada pelajar dan pemuda dalam menyikapi era digital. Ia juga berterimakasih kepada AIS NUsantara yang telah mempercayai AIS Jawa Tengah untuk melaksanakan lomba ini.
Read more ...
Designed By cara usaha | Powered By Blogger