Breaking News

17 Aug 2017

PMII Unila, Sukses Gelar Welcome Party di PWNU 3 Rajabasa



Bandarlampung. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)  Komisariat Universitas Lampung sukses gelar Wellcome Party bersama Mahasiswa Baru Unila di PWNU 3 Rajabasa (17/8).

Kegiatan yang bertujuan untuk mengenalkan serta memberikan pengetahuan mengenai NU dan Aswaja di lingkungan kampus Unila di ikuti 70 Mahasiswa baru,  Pengurus dan anggota PMII Unila,  Alumni PMII Unila serta beberapa dosen Universitas Lampung

Rizki prima arya,  ketua pelaksana mengungkapkan acara ini agar mereka mengenal PMII dan Aswaja di lingkungan kampus

"Alhamdulillah acara sukses,  semoga dengan digelar nya acara welcome party ini mereka mengenal PMII,  peran PMII dikampus,  dan tentu nya bisa bergabung bersama PMII Universitas Lampung" ungkapnya

Selain itu juga,  Hendy novrian Ketua Komisariat PMII Unila berharap mereka bergabung bersama PMII Unila

"Semoga mereka saling akrab dan kenal mengenal dan bisa menjadi keluarga besar pmii universitas Lampung" harap nya.

Kegiatan ini ditutup dengan rujak party bersama.  (RFZ)
Read more ...

13 Aug 2017

H-4 Welcome Party PMII Unila

PMIINEWS - Meyambut kedatangan mahasiswa baru 2017 dari berbagai daerah di Indonesia, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia selenggarakan acara bertajuk Welcome Party pada 17 Agustus mendatang di gedung PWNU Rajabasa III ( Senin, 13/82017)

Ketua pelaksana Rizky Prima Arya mengatakan kegiatan ini adalah kegiatan yang bertujuan untuk menghubungkan mahasiswa  satu dengan mahasiswa lainnya agar mereka saling mengenal dan tidak kaku satu sama lain ketika masuk kampus.

Kegiatan Welcome Party ini merupakan kegiatan yang sangat dibutuhkan oleh mahasiswa baru sebelum masuk dalam dunia kampus. Hal ini disampaikan oleh ketua komisariat saat ditemui di sekretariat PMII Unila yang berada di Jl. Nyunyai, Gang Mangga No.174  Rajabasa. Beliau menyampaikan bahwa Welcome Party adalah wadah untuk mahasiswa baru saling mengenal, dan kegiatan ini juga akan di isi dengan diskusi dan sharing tentang Tips sukses kuliah di Unila dengan IPK yang tinggi, selain itu acara ini juga akan menghadirkan beberapa dosen penting dari Universitas Lampung, jadi rugi kalau mahasiswa baru melewatkan momen 1 tahun sekali ini.


Read more ...

13 Jun 2017

PMII Unila Minta Mendikbud Pertimbangkan Kembali Program Full Day


Bandar Lampung - Rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendi yang akan menerapkan program full day atau setara dengan 8 Jam sehari perlu dipertimbangkan kembali ( 14 /Juni/ 2017).

Ketua PMII Unila Hendy Novrian menilai rencana ini perlu dipikirkan kembali dan perlu dirapatkan kembali kepada pimpinan yang lebih tinggi dalam hal ini adalah Presiden RI bapak Joko Widodo.

" Memang tujuan dari program ini adalah baik, akan tetapi coba dipertimbangkan lagi karena 8 Jam sehari jika dikalikan 5 hari maka 40 Jam. Banyak hal yang harus dipertimbangkan terutama psikologis siswa takutnya karena otak mereka terlalu lama bekerja, menyebabkan stress otak atau kejenuhan otak" Jelas Hendy

Selain itu kebijakan ini secara tidak langsung akan menyukitkan siswa membagi waktu mereka, mengingat ada siswa yang tinggal di pondok pesantren untuk memperdalam ilmu keagamaan, dikhawatirkan mereka akan memilih satu pendidikan saja yang akibatnya mereka keluar dari pondok pesantren, padahal pesantren adalah wadah yang pas untuk pendidikan karakter

Harapannya jika memang program ini bertujuan untuk penguatan karakter, jangan sampai menjadikan mental atau karakter mereka hanya study oriented, karena mereka adalah masyarakat dan perlu adanya jiwa kesosialan dan itu bisa dibangun hanya dimasyarakat bukan hanya berada didalam kelas. Serta jangan sampai program ini membuat pondok pesantren gulung tikar, mengingat dipondok pesantren lah pendidikan karakter selama ini dibangun.
Read more ...

6 Jun 2017

4 Pemuda Siap Pelopori Kebangkitan PMII Bandar Lampung


Bandar Lampung - Keempat pemuda yang merupakan ketua ketua Komisariat yang ada di Bandar Lampung Siap awali kebangkitan PMII Bandar Lampung
(Rabu, 7/6/2017)

Keempat pemuda itu yakni Hendy ( Unila), Dedi ( UBL), Iskandar ( Darmajaya), Lisdawana ( STKIP). Mereka mengatakan bahwasanya PMII Bandar Lampung harus mulai eksis yang diikuti dengan kualitas kader dan anggota yang berkualitas.

PMII di Provinsi Lampung saat ini dapat dikatakan sedang naik daun, hal ini terlihat dari jumlah anggota maupun kader yang semakin hari semakin banyak. Selain itu PMII di Provinsi Lampung kini sudah memiliki 10 cabang dengan penilaian dari pengurus besar adalah Grade A.

Salah satu cabang yang menjadi sorotan bagi cabang lainnya adalah cabang Bandar Lampung. Menurut Iskandar Saat ini cabang Bandar Lampung memang sudah cukup baik, tetapi masih diperlukan adanya perbaikan - perbaikan.  Dedi ketua Komisariat UBL menyampaikan bahwa kita harus mulai berbenah, karena dunia menuntut kita untuk terus berkembang dan maju.

" Sudah seharusnya warga PMII Bandar Lampung berbenah, tuntutan zaman semakin menjadi jadi, maka dari itu seorang kader PMII harus punya daya saing, baik itu dalam hal hard skill maupun soft skill dan satu hal lagi yang perlu diingat bahwa PMII adalah organisasi pengkaderan jadi jangan salah gunakan organisasi ini" Ujar Hendy

Terakhir Lisdawana menuturkan bahwasanya kami selaku kader PMII dan juga sebagai perwakilan dari  sahabat sahabat di Komisariat/ Rayon Siap mengawal kebangkitan PMII Bandar Lampung dan membuat gebrakan baru untuk PMII Bandar Lampung .
(Alif)
Read more ...

3 Jun 2017

Pimpinan Komisariat Se - Bandar Lampung Rapatkan Barisan


Bandar Lampung - Organisasi Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang Bandar Lampung semakin komitmen perkuat silaturahim ( Minggu, 4 Juni 2017)

Silaturahim adalah salah satu cara untuk memperkuat persatuan dan merangkul perbedaan. Silaturahim adalah cara terbaik untuk menyambung tali persahabatan khususnya warga PMII.

Iskandar Orlando ketua Komisariat Darmajaya mengatakan bahwa silaturahim ini jangan hanya kali ini saja tetapi dapat berkelanjutan.

Hal ini senada dengan Dedi ketua Komisariat Universitas Bandar Lampung" saya sangat senang dengan adanya inisiatif dari ketua Komisariat Unila untuk menyatukan Komisariat Komisariat dalam setiap kegiatan yang salah satunya dalam acara buka bersama tadi sore" tutur Dedi

Ketua Komisariat Universitas Lampung mengatakan bahwa ini salah satu bentuk konkrit dari nilai dasar Pergerakan bahwa "kita sudah seharusnya mengimplementasikan habluminannas dalam berorganisasi, menghilangkan setiap ego ego kampus dan bersatu dalam wadah yang sama yaitu Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia " Tegas Hendy
(Alif)
Read more ...

PMII Unila Sukses Gelar Buka Bersama dan Temu Alumni



Bandar Lampung - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Se - Lampung tampak hadir dalam acara buka bersama dan temu alumni dikediaman sahabat Erlina ( Wakil Bupati Pesisir Barat) yang dipelopori oleh sahabat PMII Unila (Sabtu, 4 / 6 /2017).

Acara buka bersama dan temu alumni ini adalah salah satu rangkaian program Ramadhan PMII unila, kegiatan safari Ramadhan Dirumah sahabat Erlina adalah roadshow ketiga selama bulan Ramadhan tahun ini.

Hendy mengatakan bahwasanya tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjalin hubungan silaturahim antar anggota, kader, alumni. " Jadi kegiatan ini agar sahabat sahabat saling kenal mengenal satu sama lain, serta lebih akrab kepada para alumni dan tentunya dapat menggali ilmu, pengalaman mereka ketika masih aktif ber-PMII" ujarnya

Hendy menambahkan bahwasanya pengurus komisariat Universitas Lampung Mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada sahabat Muhidin beserta keluarga yang telah bersedia menerima sahabat PMII untuk menyelenggarakan buka bersama dan temu alumni. " Tentunya terima kasih kepada bang Muhidin yang sudah menerima kami dengan ramah dan senang hati, kami hanya bisa mendoakan semoga Allah senantiasa menambah rezeki dan keberkahan kepada keluarga besar sahabat" tutur Hendy

Roby selaku ketua pelaksana juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada sahabat sahabat PMII serta keluarga besar nahdatul Ulama seperti IPNU, FATAYAT, dan lainnya yang telah berkenan hadir memenuhi undangan buka bersama dan temu alumni ini.
(HN)
Read more ...

17 May 2017

Peringati Hari Buku Nasional PMII Unila Buka Posko Baca Buku Gratis




Bandar Lampung - Hari Buku Nasional adalah hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, mengingat sejak tahun 2002 Hari Buku Nasional disahkan oleh menteri pendidikan ( 17/05/ 2017)

Hari buku Nasional adalah hari pengingat bagi bangsa ini, mengingatkan bahwa masih rendahnya minat baca masyarakat Indonesia. Hal ini senada dengan Hendy Novrian Ketua Komisariat PMII Universitas Lampung .

Beliau mengatakan bahwa saat ini tingkat kesenangan minat baca di Indonesia masih jauh dari harapan, bahkan sangat jarang melihat anak muda yang membaca buku dikampus kampus ketika waktu istirahat. Mereka lebih sibuk dengan berdiskusi dan bermain Smartphone.

"Oleh karena itu kami PMII Unila mencoba membuka stand baca buku gratis dalam rangka hari buku Nasional" ujarnya

Selain itu sahabat Yogi menambahkan bahwa dengan adanya peringatan hari buku Nasional ini dapat meningkatkan gairah membaca masyarakat Indonesia khususnya mahasiswa.

Read more ...

12 May 2017

PMII Rayon FKIP Unila Selenggarakan Sekolah ASWAJA


Bandar Lampung - PMII Rayon FKIP Unila menggelar sekolah aswaja sebagai upaya untuk menanamkan ideologi ahlusunmah waljamaah pada anggota dan kader PMII di Unila (Sabtu,  13 Mei 2017).

Kegiatan ini turut mengundang pemateri - pemateri yang berkompeten di bidangnya seperti DR. Safari Daud dan DR. Abdul Syukur, dan Abdul Aziz M.Ag. Peserta yang mengikuti kegiatan sekolah Aswaja kali ini merupakan perwakilan dari tiap tiap Rayon yang ada di Komisariat Unila antara lain FH, FEB, FP, FT, FISIP, FMIPA, dan peserta dari FKIP itu sendiri

Adapun tema dari sekolah Aswaja kali ini adalah " Menumbuhkan Nilai Asertif Aswaja Dalam Tubuh Pergerakan" Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari dari tanggal 13- 14 Mei 2017 di LP Ma'arif Provinsi Lampung .

Menurut ketua Rayon FKIP Yeni cahayati " kegiatan sekolah Aswaja ini perdana dilakukan oleh PMII Rayon FKIP sebagai bentuk komitmen kami  untuk menanamkan dan menumbuhkan ajaran ahlusunmah waljamaah di lingkungan Unila khususnya FKIP.

Ketua pelaksana mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan sekolah Aswaja ini ,  harapannya kegiatan ini tidak hanya di selenggarakan oleh FKIP tetapi dapat dilaksanakan oleh Rayon lainnya yang ada di Komisariat Unila.
(Hendy)
Read more ...

8 May 2017

Kader PMII Rayon Fisip, Yeni Kartini Runner UP Juara Lomba MC Se-Lampung


Bandarlampung. Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fisip Universitas  Lampung,  Yeni Kartini sukses menjuarai Lomba MC Se-lampung. Lomba MC bertajuk MC Idol Competition dalam rangkaian acara Festival Kampoeng Nasyid 2017 yang di selenggarakan Kampoeng Nasyid secara estafet di beberapa kota di Lampung ini di gelar sejak 18 Februari hingga 7 Mei 2017, di ikuti oleh pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.

Yeni kartini, kader PMII Rayon Fisip Universitas Lampung sukses menjadi terbaik ke-2 lomba MC se-Lampung

“Puji syukur kepada Allah SWT atas segala nikmatNya. Alhamdulillah hasil tidak pernah mengingkari proses. Senang rasanya bisa meraih hasil terbaik sebagai juara 2 lomba MC selampung, mudah-mudahan bisa lebih semangat dalam menggali kemampuan diri. Serta mampu amanah untuk terus berbagi  apapun yang dimiliki kepada sesama. Terimakasih untuk Ibu saya dan seluruh keluarga PMII serta teman-teman jurusan sosiologi Fisip Unila yang telah mendoakan dan mendukung saya. Semoga bisa terus mengharumkan nama PMII, kabupaten Kotabumi dan Kampus Unila. ”ungkapnya, senin (8/5/2017).

Sekretaris PMII Rayon Fisip Unila, Riski Firmanto berharap agar bisa menjadi inspirasi bagi sahabat PMII Rayon Fisip khususnya Dan seluruh kader PMII lainnya.

“Alhamdulillah sahabat Yeni Kartini meraih terbaik lomba MC Se-Lampung, semoga prestasi ini mampu menginspirasi seluruh sahabat PMII baik itu untuk rayon Fisip ataupun seluruh keluarga besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.” tutupnya. (RFZ)
Read more ...

4 May 2017

Kasus E – KTP Dan Pelemahan KPK



Akhir – akhir ini mencuat kasus Mega proyek E-KTP. Tentu ini menjadi sorotan yang menarik di semua kalangan termasuk mahasiswa. Bagaimana tidak kasus ini melibatkan beberapa nama nama penting yang diduga terseret dalam kasus E-KTP.

Korupsi memang seakan tak pernah habis, setiap hari selalu ada kasus yang ditangani oleh KPK         ( Komisi Pemberantasan Korupsi). Dengan kerja keras dan serius KPK telah membuat para koruptor berdasi ketar ketir dan mengahalakan segala cara termasuk tindakan kekerasan. Beberapa lalu media melaporkan adanya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum terhadap salah satu penyidik KPK yakni Novel Baswedan. Tindakan kekerasan yang membuat Novel Baswedan harus menjalani perawatan yang intensif di rumah sakit. Meskipun tindakan  - tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap pegawai KPK bukan kali ini saja terjadi, hal ini seharusnya menjadi catatan penting bagi pihak keamanan terkait dengan keselamatan penyidik KPK.

Kekerasan yang dialami oleh Novel Baswedan menarik perhatian masyarakat umum, mengingat beliau saat ini sedang menangani kasus mega proyek korupsi E-KTP yang melibatkan nama nama pejabat penting.

Tidak dapat dipungkiri sejak KPK terbentuk, perlawanan terhadap korupsi bergerak sangat cepat dan menjadi momok yang menakutkan bagi kalangan pecinta korupsi. Mulai dari tingkatan korupsi ringan hingga kelas kakap. Meskipun dibalik kekuatan KPK pasti selalu ada saja upaya yang dilakukan oleh pencinta korupsi untuk melakukan pelamahan terhadap KPK. Berbagai macam cara ditempuh untuk membuat KPK menjadi lemah termasuk melalui upaya revisi Undang- Undang mengenai ruang gerak KPK, serta membuat ancaman kekarasan kepada penyidik KPK.

Salah satu bentuk pelemahan yang dilakukan terhadap KPK menurut pendapat penulis adalah terkait dengan adanya hak angket DPR atas kinerja KPK. Melihat sidang terkait Hak Angket DPR atas kinerja KPK melalui media televisi, terlihat partai – partai yang pro dan kontra atas hak angket . bahkan ada partai yang meninggalkan persidangan ( Walk Out) sebagai bentuk ketidak sepakatan mereka terhadap sidang Hak Angket DPR. Penulis belum bisa berpendapat secara mendalam apakah ini hanyalah sebuah pencitraan semata mengingat tahun politik sudah dimulai, tetapi yang terpenting adalah kini KPK mengahadapi tantangan baru dalam melakukan penegakan hukum ditambah lagi dengan adanya keputusan Mahkamah Konstitusi Nomo 25/PUU-XIV/2016 serta teror –teror terhadap penyidik KPK.


Dengan adanya tantangan baru yang dihadapi KPK dalam menangani kasus korupsi di Indonesia, menjadi langkah untuk menaikan derajat dan marwah KPK sebagai lembaga yang kredibel dan professional,  satu satunya lembaga yang masih dapat dipercaya oleh masyarakat untuk menyelesaikan persoalan korupsi yang dapat merusak citra dan perekonomian bangsa Indonesia. 
(Hendy Novrian)
Read more ...
Designed By cara usaha | Powered By Blogger