Breaking News

17 May 2017

Peringati Hari Buku Nasional PMII Unila Buka Posko Baca Buku Gratis




Bandar Lampung - Hari Buku Nasional adalah hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, mengingat sejak tahun 2002 Hari Buku Nasional disahkan oleh menteri pendidikan ( 17/05/ 2017)

Hari buku Nasional adalah hari pengingat bagi bangsa ini, mengingatkan bahwa masih rendahnya minat baca masyarakat Indonesia. Hal ini senada dengan Hendy Novrian Ketua Komisariat PMII Universitas Lampung .

Beliau mengatakan bahwa saat ini tingkat kesenangan minat baca di Indonesia masih jauh dari harapan, bahkan sangat jarang melihat anak muda yang membaca buku dikampus kampus ketika waktu istirahat. Mereka lebih sibuk dengan berdiskusi dan bermain Smartphone.

"Oleh karena itu kami PMII Unila mencoba membuka stand baca buku gratis dalam rangka hari buku Nasional" ujarnya

Selain itu sahabat Yogi menambahkan bahwa dengan adanya peringatan hari buku Nasional ini dapat meningkatkan gairah membaca masyarakat Indonesia khususnya mahasiswa.

Read more ...

12 May 2017

PMII Rayon FKIP Unila Selenggarakan Sekolah ASWAJA


Bandar Lampung - PMII Rayon FKIP Unila menggelar sekolah aswaja sebagai upaya untuk menanamkan ideologi ahlusunmah waljamaah pada anggota dan kader PMII di Unila (Sabtu,  13 Mei 2017).

Kegiatan ini turut mengundang pemateri - pemateri yang berkompeten di bidangnya seperti DR. Safari Daud dan DR. Abdul Syukur, dan Abdul Aziz M.Ag. Peserta yang mengikuti kegiatan sekolah Aswaja kali ini merupakan perwakilan dari tiap tiap Rayon yang ada di Komisariat Unila antara lain FH, FEB, FP, FT, FISIP, FMIPA, dan peserta dari FKIP itu sendiri

Adapun tema dari sekolah Aswaja kali ini adalah " Menumbuhkan Nilai Asertif Aswaja Dalam Tubuh Pergerakan" Kegiatan ini akan berlangsung selama 2 hari dari tanggal 13- 14 Mei 2017 di LP Ma'arif Provinsi Lampung .

Menurut ketua Rayon FKIP Yeni cahayati " kegiatan sekolah Aswaja ini perdana dilakukan oleh PMII Rayon FKIP sebagai bentuk komitmen kami  untuk menanamkan dan menumbuhkan ajaran ahlusunmah waljamaah di lingkungan Unila khususnya FKIP.

Ketua pelaksana mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan sekolah Aswaja ini ,  harapannya kegiatan ini tidak hanya di selenggarakan oleh FKIP tetapi dapat dilaksanakan oleh Rayon lainnya yang ada di Komisariat Unila.
(Hendy)
Read more ...

8 May 2017

Kader PMII Rayon Fisip, Yeni Kartini Runner UP Juara Lomba MC Se-Lampung


Bandarlampung. Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fisip Universitas  Lampung,  Yeni Kartini sukses menjuarai Lomba MC Se-lampung. Lomba MC bertajuk MC Idol Competition dalam rangkaian acara Festival Kampoeng Nasyid 2017 yang di selenggarakan Kampoeng Nasyid secara estafet di beberapa kota di Lampung ini di gelar sejak 18 Februari hingga 7 Mei 2017, di ikuti oleh pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.

Yeni kartini, kader PMII Rayon Fisip Universitas Lampung sukses menjadi terbaik ke-2 lomba MC se-Lampung

“Puji syukur kepada Allah SWT atas segala nikmatNya. Alhamdulillah hasil tidak pernah mengingkari proses. Senang rasanya bisa meraih hasil terbaik sebagai juara 2 lomba MC selampung, mudah-mudahan bisa lebih semangat dalam menggali kemampuan diri. Serta mampu amanah untuk terus berbagi  apapun yang dimiliki kepada sesama. Terimakasih untuk Ibu saya dan seluruh keluarga PMII serta teman-teman jurusan sosiologi Fisip Unila yang telah mendoakan dan mendukung saya. Semoga bisa terus mengharumkan nama PMII, kabupaten Kotabumi dan Kampus Unila. ”ungkapnya, senin (8/5/2017).

Sekretaris PMII Rayon Fisip Unila, Riski Firmanto berharap agar bisa menjadi inspirasi bagi sahabat PMII Rayon Fisip khususnya Dan seluruh kader PMII lainnya.

“Alhamdulillah sahabat Yeni Kartini meraih terbaik lomba MC Se-Lampung, semoga prestasi ini mampu menginspirasi seluruh sahabat PMII baik itu untuk rayon Fisip ataupun seluruh keluarga besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.” tutupnya. (RFZ)
Read more ...

4 May 2017

Kasus E – KTP Dan Pelemahan KPK



Akhir – akhir ini mencuat kasus Mega proyek E-KTP. Tentu ini menjadi sorotan yang menarik di semua kalangan termasuk mahasiswa. Bagaimana tidak kasus ini melibatkan beberapa nama nama penting yang diduga terseret dalam kasus E-KTP.

Korupsi memang seakan tak pernah habis, setiap hari selalu ada kasus yang ditangani oleh KPK         ( Komisi Pemberantasan Korupsi). Dengan kerja keras dan serius KPK telah membuat para koruptor berdasi ketar ketir dan mengahalakan segala cara termasuk tindakan kekerasan. Beberapa lalu media melaporkan adanya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum terhadap salah satu penyidik KPK yakni Novel Baswedan. Tindakan kekerasan yang membuat Novel Baswedan harus menjalani perawatan yang intensif di rumah sakit. Meskipun tindakan  - tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap pegawai KPK bukan kali ini saja terjadi, hal ini seharusnya menjadi catatan penting bagi pihak keamanan terkait dengan keselamatan penyidik KPK.

Kekerasan yang dialami oleh Novel Baswedan menarik perhatian masyarakat umum, mengingat beliau saat ini sedang menangani kasus mega proyek korupsi E-KTP yang melibatkan nama nama pejabat penting.

Tidak dapat dipungkiri sejak KPK terbentuk, perlawanan terhadap korupsi bergerak sangat cepat dan menjadi momok yang menakutkan bagi kalangan pecinta korupsi. Mulai dari tingkatan korupsi ringan hingga kelas kakap. Meskipun dibalik kekuatan KPK pasti selalu ada saja upaya yang dilakukan oleh pencinta korupsi untuk melakukan pelamahan terhadap KPK. Berbagai macam cara ditempuh untuk membuat KPK menjadi lemah termasuk melalui upaya revisi Undang- Undang mengenai ruang gerak KPK, serta membuat ancaman kekarasan kepada penyidik KPK.

Salah satu bentuk pelemahan yang dilakukan terhadap KPK menurut pendapat penulis adalah terkait dengan adanya hak angket DPR atas kinerja KPK. Melihat sidang terkait Hak Angket DPR atas kinerja KPK melalui media televisi, terlihat partai – partai yang pro dan kontra atas hak angket . bahkan ada partai yang meninggalkan persidangan ( Walk Out) sebagai bentuk ketidak sepakatan mereka terhadap sidang Hak Angket DPR. Penulis belum bisa berpendapat secara mendalam apakah ini hanyalah sebuah pencitraan semata mengingat tahun politik sudah dimulai, tetapi yang terpenting adalah kini KPK mengahadapi tantangan baru dalam melakukan penegakan hukum ditambah lagi dengan adanya keputusan Mahkamah Konstitusi Nomo 25/PUU-XIV/2016 serta teror –teror terhadap penyidik KPK.


Dengan adanya tantangan baru yang dihadapi KPK dalam menangani kasus korupsi di Indonesia, menjadi langkah untuk menaikan derajat dan marwah KPK sebagai lembaga yang kredibel dan professional,  satu satunya lembaga yang masih dapat dipercaya oleh masyarakat untuk menyelesaikan persoalan korupsi yang dapat merusak citra dan perekonomian bangsa Indonesia. 
(Hendy Novrian)
Read more ...

3 May 2017

Bonus Demografi Hadiah atau Musibah???

Bonus Demografi Hadiah atau Musibah???
Oleh : Hendy Novrian

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia. Jumlah penduduk Indonesia tercatat sebanyak 258 juta jiwa atau sama dengan 3.5% dari total jumlah penduduk di dunia. Indonesia memiliki peluang yang besar untuk menikmati bonus demografi. Salah satu peluangnya adalah dapat membantu percepatan pertumbuhan ekonomi . Hal ini dapat dilihat dari struktur umur penduduk yang ditandai dengan menurunnya rasio ketergantungan penduduk non usia kerja kepada penduduk usia kerja, dengan adanya perubahan struktur ini artinya dapat menjadi suplai angkatan kerja, tabungan, dan kualitas sumber daya manusia. Indonesia memiliki potensi untuk memanfaatkan bonus demografi , hal ini melihat usia produktif mencapai 38% dari usia produktif di ASEAN. Angka 38% bukanlah angka yang kecil melainkan angka yang sangat cukup bahkan tingginya jumlah dan proporsi penduduk usia kerja tidak hanya meningkatkan angkatan kerja dalam negeri tetapi juga peluang untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja bagi negara negara di ASIA.  Oleh karena itu bonus demografi perlu menjadi perhatian khusus bagi pemerintah sebagai pemangku kepentingan untuk menyiapkan kebijakan yang tepat dan kualitas sumber daya manusia yang akan bersaing masuk ke dunia kerja. Seperti menyiapkan keterampilan dan kompetensi untuk mereka yang akan bekerja. Selain itu pemerintah juga perlu menyiapkan kebijakan yang tidak menyulitkan mereka yang akan membuka lapangan pekerjaan, serta menyiapkan sektor UMKM.


Bonus Demografi Bisa Jadi Bencana 


Bonus Demografi yang dihadapi Indonesia tentu akan berdampak luas dalam beberapa aspek, misalnya meningkatnya jumlah penduduk , meningkatknya urbanisasi seperti yang sudah jelas terlihat saat ini, masyarakat pedesaan berbondong bondong berangkat ke ibukota dengan harapan mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi. Jika hal ini tidak segera diselesaikan seiring dengan terus berjalannya waktu, bukan tidak mungkin bonus demografi bisa menjadi bencana bagi bangsa ini . Hal ini diakibatkan tidak meratanya lapangan pekerjaan dan kesempatan kerja. Apabila tidak didukung dengan kebijakan yang tepat, bonus demografi tidak akan dicapai. Indonesia memiliki kesempatan yang cukup besar untuk menjadikan usia produktif sebagai engine of growth, akan tetapi apabila tidak dimanfaatkan bonus demografi ini maka ibaratkan pedang bermata dua yang tadinya hadiah menjadi sebuah bencana.  Dikatakan bencana ketika bangsa ini memiliki jumlah penduduk usia produktif tetapi tidak kunjung memberikan kontribusi apapun untuk bangsa ini atau hanya menjadi pengangguran yang tidak memiliki skill yang akhirnya hanya akan menumpuk beban negara dan perekonomian negara dengan seiringnya waktu akan berdampak pada tingkat kemiskinan yang berasal dari akibat sedikitnya mereka yang bekerja.  Oleh karena itu perlunya ketersediaan lapangan pekerjaan yang kayak sebagai syarat utama untuk menjadikan bonus demografi sebagai tren positif dimasa mendatang.

Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia

 Jika saat ini jumlah usia produktif di Indonesia adalah setengah dari total penduduk maka artinya ketika di tahun 2035 , penduduk usia non produktif pula akan sebesar jumlah usia produktif saat ini. Akankah hal ini menjadi hutang dari bonus demografi? Jawabannya adalah ada pada pihak pihak terkait termasuk pemerintah, apakah mereka calon calon penduduk non produktif tersebut hanya menjadi beban perekonomian negara dimasa mendatang atau sebaliknya mereka menjadi penopang perekonomian negara dimasa mendatang . Timggimya tingkat pengangguran di Indonesia disebabkan oleh banyak faktor terutama pada kualitas sumber daya manusia. Perkembangan zaman menuntut semua bidang pekerjaan membutuhkan spesifikasi tertentu untuk calon karyawannya, misalnya pendidikan dan kemampuan individu atau soft skill. artinya aspek pendidikan dan aspek keterampilan adalah salah satu yang dibutuhkan oleh penduduk usia produktif saat ini agar mampu bersaing dan diterima di berbagai bidang pekerjaan . Maka dari itu perlunya kualitas sumber daya manusia yang baik untuk menyiapkan penduduk usia produktif saat ini. Berbagai hal yang dapat dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia antra kain dengan memberikan pelatihan pelatihan yang berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan, menggerakkan sanggar belajar untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mendorong usaha mikro kecil menengah untuk menjadi solusi permasalahan ekonomi dan lapangan pekerjaan.  

Bonus demogarafi adalah anugerah bagi bangsa Indonesia jika mampu dikelola dan dipersiapkan dengan lebih baik dan matang. Sudah saatnya pemerintah secara serius menyiapkan generasi muda agar tidak menjadi beban pemerintah khususnya perekonomian Indonesia di masa mendatang. Hal ini mengingat diperlukan langkah strategis untuk memanfaatkan bonus demografi, jika bonus demografi ini tidak dimanfaatkan secara benar dan serius, maka tinggal menunggu saja seperti bom waktu yang akan meledak dikemudian hari dan akan berdampak besar bagi bangsa Indonesia di masa mendatang.
Read more ...

25 Apr 2017

Diumur 94 Tahun NU, AIS NUsantara Gelar Lomba Desain Poster

Dalam rangka 94 tahun Nahdlatul Ulama dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) (02/05), AIS (Admin Instagram Santri) NUsantara menggelar lomba desain poster bertajuk "Jangan Jadi Katak dalam Gadget, Menyikapi Era Digital dalam Dunia Pendidikan". Menurut ketua panitia, Shofa menjelaskan bahwa lomba ini diadakan atas dasar minimnya pengawasan dalam era digital saat ini. "Tidak sedikit yang melakukan kejahatan karena minimnya pengawasan dalam era digital saat ini."

Shofa menerangkan bahwa lomba ini dibuka dalam skala nasional dan dibebaskan dari biaya pendaftaran. "Skala nasional, tetapi tidak diperkenankan bagi Anggota AIS NUsantara," kata Shofa dalam rilis yang diterima redaksi nu-lampung.or.id. Shofa menerangkan bahwa juri dalam lomba sangat kompeten dalam bidang ini. "Jurinya H. M. Hasan Chabibie (Pegiat Literasi), Munawir Aziz, MA (LTN PBNU), dan M. Hidayatullah (Wakil Ketua Bidang Kominfo PW IPNU Jawa Tengah)," Lebih lanjut, Shofa menjelaskan untuk template dan formulir pendaftaran dapat diunduh di bit.ly/lombaposteraisnu.

Sedangkan untuk hadiah, Shofa menjelaskan ada jutaan rupiah. "Total hadiah jutaan rupiah, ditambah kaos dan buku menarik." Untuk informasi lebih lanjut, terang Sofa, bisa menghubungi dia. "Hubungi saja saya di 085740888856 dan hilal 085740888856 khusus whatsapp, karya kirim ke aisnusantara@gmail.com."

Sementara Ketua AIS Jawa Tengah, Minardi Kusuma menerangkan bahwa lomba ini akan menjadi agenda sosialisasi kepada pelajar dan pemuda dalam menyikapi era digital. Ia juga berterimakasih kepada AIS NUsantara yang telah mempercayai AIS Jawa Tengah untuk melaksanakan lomba ini.
Read more ...

PMII Unila Siap Kembali ke NU


Tinggal hitungan Minggu, musyawarah tertinggi dalam organisasi PMII yang disebut kongres akan segera dimulai ( Selasa, 25 April 2017).

Momen kongres merupakan momen yang akan menentukan kepengurusan dan keberlanjutan PMII ke depan. Dalam kongres tersebut akan ditentukan siapa yang akan memimpin PB PMII dan PB Kopri.

Selain agenda pemilihan ketua PB PMII dan PB KOPRI, salah satu hal yang menjadi pembicaraan hangat sejak beberapa tahun terakhir adalah terkait status PMII apakah akan kembali ke NU atau tetap pada independensi.

Hal ini merupakan menjadi perbincangan serius di kalangan alumni, PKC, dan Cabang, termasuk Komisariat hingga Rayon.

PMII Universitas Lampung menyatakan siap lahir dan batin, jika PMII mau kembali ke NU. Hal ini tentu bukanlah karena dorongan siapapun, tetapi memang secara hati nurani PMII Unila menginginkan kembali ke NU.

PMII tidak bisa terlepaskan dari NU, apalagi PMII masih melestarikan dan memegang teguh ajaran- ajaran Ahlu Sunnah waljamah dalam kehidupan sehari hari dan berorganisasi.

Sudah saatnya PMII kembali ke NU, dan PMII Unila secara ikhlas lahir batin siap kembali ke NU. (Hendy)




Read more ...

16 Apr 2017

Peringati Harlah NU ke-94 dan PMII ke-57, PMII Unila Gelar Isra' Mi'raj Nabi Muhammad Saw




Bandarlampung.  Peringati Harlah NU ke-94 dan PMII ke-57, pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Lampung gelar Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW di gedung PWNU 3 Rajabasa Bandarlampung, Minggu (16/4/2017).

Kegiatan Peringatan hari lahir NU dan PMII sekaligus Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW ini di ikuti oleh Kh. Hafidun Hanif selaku Mustasyar PWNU Lampung,  Tajudin Nur selaku Sekretaris PW GP Ansor Lampung,  Masyhuri selaku Sekretaris IKA Lampung, Iwan Satriawan selaku Dosen Fakultas Hukum Unila, Kader-kader PMII dan seluruh pengurus PMII Komisariat Universitas Lampung.

Ahmad Nur Fuad,  Wakil Ketua 3 Bidang Kajian Keagamaan PMII Unila berharap dengan kegiatan ini menambah pemahaman tentang sejarah NU dan PMII serta meneladani akhlak Nabi Muhammad Saw


"Semoga dengan adanya acara ini dapat merefleksi sejarah dan tujuan berdirinya PMII, lalu paham dengan sejarah NU, melestarikan tradisi NU, serta mngmbil pelajraan dengan peristiwa isra' mi'roj dan meneladani akhlak Rosulullah untuk selalu kita terapkan. Sehingga pada akhirnya dari ketiga tersebut dapat mereflaksi kader PMKI yg sesuai dg motto pmii dzikir, Pikir dan Amal Sholeh" ungkapnya

Selain itu juga Kh Hafidudin Hanif, Mustasyar PWNU Lampung berpesan untuk seluruh kader PMII di lampung untuk semangat menggali ilmu pengetahuan, PMII harus menjadi penggerak untuk mewujudkan warga nahdliyin yang mayoritas baik secara kuantitas maupun kualitas serta kader pmii harus mampu menjadi orang yang berakhlakul karimah.


"Semoga diumur yang ke 57 ini PMII semakin solid , dan mampu menciptakan kader kader yang berdaya saing baik itu disektor ekonomi, politik, maupun sosial dan agama. Serta PMII tetap komitmen memperjuangkan cita cita kemerdekaan Indonesia" tutup Hendi Novrian,  Ketua PMII Komisariat Unila. (RFZ)

Read more ...

13 Apr 2017

Selenggarakan RTAR, Sahabati Yeni Cahyati Lanjutkan Estafet Kepengurusan Rayon PMII FKIP Unila

Berakhirnya kepengurusan Sahabat Sandi Setia Makruf sebagai ketua rayon PMII Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Komisariat Universitas Lampung menghasilkan Sahabati Yeni Cahyati sebagai ketua rayon terpilih. Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) adalah forum musyawarah tertinggi dalam pemilihan ketua rayon baru. Kegiatan RTAR ini dilaksanakan di gedung PWNU 3 Rajabasa pada kamis (13/4/17).

Melanjutkan estafet kepengurusan dengan harapan optimalisasi pengkaderan yang terealisasi dalam bentuk kajian ke-PMII-an adalah tanggung jawab bersama warga pergerakan itu sendiri. Dengan terpilihnya Sahabati Yeni Cahyati membuktikan adanya peran Kopri dalam proses pengkaderan. “Sahabati yang satu ini sangat terbentuk jiwa militan dan loyalitasnya terhadap PMII, tidak ada keraguan bagi saya untuk memilih dan mendukung penuh program kerja yang terarah dari anggota Kopri handal ini, semangat Sahabati Yeni Cahyati.” Pungkas ketua komisariat PMII Unila.

Sebuah organisasi harus memiliki kejelasan baik secara struktural maupun fungsional sehingga nantinya bisa memberikan kepastian arah dalam pemberdayaan anggota khususnya rayon PMII FKIP Unila itu sendiri. Semua itu sangat membutuhkan semangat juang untuk memberikan kontribusi yang terbaik bagi organisasi yang biasa dikenal dengan motto dzikir, fikir, amal sholeh ini.

Bangunlah jiwanya bangunlah badannya untuk Indonesia raya begitulah syair yang tertera dalam lagu sakral kebangsaan Indonesia raya. Maka dari itu PMII hadir dengan tekad berkomitmen memperjuangkan cita-cita kemerdekaan indonesia dengan cara menggerakkan anggota PMII pada ranah rayon khususnya sebagai ujung tombak pengkaderan.

Jiwa perubahan kearah yang lebih baik itu sudah dibuktikan oleh sahabati ketua rayon terpilih ini dalam berproses dengan mengikuti pendidikan formal, informal maupun nonformal di PMII. “Sebuah pengorbanan yang tulus untuk kebaikan bersama demi kemajuan PMII tercinta dan dengan niat karna Allah mudah-mudahan saya bisa memberikan kontribusi yang terbaik dengan dipercayai melanjutkan estafet kepengurusan rayon PMII FKIP Unila.” Tutur Sahabati Yeni Cahyati.

Read more ...

9 Apr 2017

PMII DAN KMNU UNILA BERHASIL MENYABET JUARA SELEKSI MTQ MN

Bandar Lampung-Seleksi MTQ Mahasiswa Nasional yang diselenggarakan oleh pihak universitas lampung di masjid Al-Wasii dengan cabang lomba yaitu Musabaqah Tilawatil Qur’an (TL), Musabaqah tartilil Qur’an (TQ), Musabaqah Qira’at Sab’ah (QS), Musabaqah Hifzhil Qur’an, Musabaqah Fahmil Qur’an (FQ), Musabaqah Syarhil Qur’an (SQ), Musabaqah Khaththil Qur’an Golongan Dekorasi (KQD), Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al-Qur’an (KT), Debat Ilmiah Kandungan Al-Qur’an dalam Bahasa Arab (DA), Debat Ilmiah Kandungan Al-Qur’an dalam Bahasa Inggris (DI), Musabaqah Desain Aplikasi Komputer Al-Qur’an (DK), Sabtu-Minggu (8-9/4).

Anggota PMII dan KMNU Unila turut mengikuti kegiatan perlombaan tersebut yaitu Ahmad Distadiy Falamy, Listya Ningsih, Dewi Maryana Sukma, Fuad Hasyim, Agus Setiadi, Ahmad Nur Fuadi, Lisna, M. Nurhidayat Rosihun, Dwi Wahyudi, Ardiamto, A. Nuril Huda, Tito Gustowo, Anjumi, Istiqomah, Agus Supriadi, Tira Pitri Yantika, Noviani Widiawati.

Mahasiswa-mahasiswi tersebut merupakan kader terbaik Nahdlatul Ulama yang berhasil menorehkan prestasi, sehingga harapannya dapat mengharumkan nama unila di kancah nasional. Adapun cabang lomba yang juarai yaitu Musabaqah Fahmil Qur’an (FQ), Musabaqah Syarhil Qur’an (SQ), Debat Ilmiah Kandungan Al-Qur’an dalam Bahasa Arab (DA) dan Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al-Qur’an (KT).

"Mudah-mudahan dengan adanya ajang bergengsi ini akan muncul generasi Nahdlatul Ulama yang mampu bersaing di kancah lokal maupun nasional,” tutur Ahmad Nur Fuadi selaku ketua keagamaan pengurus komisariat pergerakan mahasiswa islam indonesia (PMII) universitas lampung.

Majunya suatu bangsa merupakan tugas kita semua, salah satunya adalah peran pemuda itu sendiri dalam menorehkan prestasi khususnya mahasiswa yang mengembangkan diri sesuai dengan bakatnya masing-masing. Oleh karena itu mahasiswa yang tergabung dalam PMII dan KMNU universitas lampung turut ambil bagian mengikuti kegiatan seleksi MTQ Mahasiswa Nasional XV dan berhasil menyabet juara.

“Ini adalah momen dimana saya bisa membuktikan bahwa kader Nahdlatul Ulama mampu memberikan kontribusi bagi kampus tercinta universitas lampung, dan ucapan terimakasih kepada sahabat/i yang sudah memberikan dukungan pada kegiatan bergengsi ini,” ujar ketua rayon pergerakan mahasiswa islam indonesia fakultas hukum Ahmad Distadiy Falamy.
 
Read more ...
Designed By cara usaha | Powered By Blogger